Jangan Jadi Manusia Anti Kritik

Sering kali kita memikirkan hal-hal yang kecil dan menjadi penghalang untuk melakukan sesuatu. Jika menuai kritikan sering kali kita memperlakukannya seperti keadaan darurat yang harus cepat ditangani. Sepenting dan sedarurat itukah kritikan yang kita terima ?. Jika ingin tenang, salah satu karekter yang harus kita bentuk adalah jangan kita jadi manusia yang anti kritik.



ANTI KRITIK

Kebanyakan dari kita dalam menilai kritikan adalah sesuatu hal yang sangat serius dan melihat kritikan tersebut seperti keadaan darurat. Jika hal tersebut dibiarkan, kita akan merasa tidak tenang seolah olah berada dalam suasana pertempuran yang hebat.

Sebenarnya, kritikan tidak lebih dari bagaimana orang lain menilai diri kita. Tindakan kita terhadap sesuatu, atau cara kita berfikir akan menjadi sorotan bagi orang lain. Kesalahan sedikit saja akan bisa menimbulkan penilaian-penilaian negatif terhadap diri kita, jika salah dalam memilih tindakan, maka ini akan menjadi masalah yang besar.

Mungkin salah satu dari kita adalah seorang pemimpin. Biasanya seorang pemimpin tidak akan luput dari kritikan. Jika salah bertindak, kita akan merasa diserang dan kita merasa perlu untuk menyiapkan  bantahan terhadap kritikan tersebut bahkan menyiapkan kritikan balik. Seandainya hal ini terjadi, maka pikiran kita akan dipenuhi dengan rasa marah atau merasa terluka yang sebenarnya hanya akan membuang energi diri kita sendiri. Semua rekasi akan menguras energi dan membutuhkan mental yang luar biasa.

SIKAPI DENGAN CARA TERBAIK

Bereaksilah sewajarnya untuk menanggapi pandangan-pandangan orang terhadap diri kita. Jika kita bereaksi berlebihan ada 2 (dua) hal yang tidak menyenangkan akan terjadi. Pertama, orang yang mengkritik kita akan merasa menang dan menganggap bahwa dirinya benar. Kedua, kita akan merasa sakit hati dan akan mencari perbandingan kiritik balik yang akan kita jatuhkan kepada orang yang telah mengritik kita tersebut. Dua hal tersebut sebenarnya tidak perlu terjadi jika kita bisa menyelesaikannya dengan kepala dingin dan hati yang tenang.

“Kenyataanya, reaksi negatif terhadap kritik sering kali malah meyakinkan orang yang melontarkan kritik bahwa mereka benar dalam menilai kita” – Richard Carlson.

Sikap atau perilaku yang sangat bermanfaat untuk menyikapi hal demikian adalah dengan cara menerima kritikan tersebut. Menerima kritikan bukan berarti kita adalah orang yang lemah, yang menjandi sasaran gangguan dari orang lain. Menerima kritikan juga bukan berarti akan merusak harga diri kita.  Saya meyakini bahwa menerima kritik dengan baik maka kita akan membuat keadaan jauh lebih baik. 

Kita tidak boleh lupa bahwa setiap penilaian orang didasarkan dari sudut pandang tertentu. Arif dan bijaksanalah melihat semua itu. Coba kaji ulang kira-kira dari sudut pandang mana orang tersebut menilai kita sehingga muncul sebuah kritikan. Jika kita telah menemukannya maka balaslah kritikan tersebut dari sudut pandang yang lain. Dengan demikian orang tersebut akan merasa bahwa kita sedang berada di jalan yang benar.

SARAN PENTING

Jangan pernah menyimpan dendam terhadap orang lain yang telah mengkriktik kita. Saya berprinsip bahwa jika seseorang yang dendam kepada orang lain karena sebuah kritikan, maka orang tersebut jauh lebih buruk dan lebih hina dari kritik yang di sanksikan terhadap dirinya.

Cobalah langkah-langkah tersebut. Saya yakin kita akan menemukan banyak manfaat dan keuntungan yang luar biasa dari kritikan orang lain. Jadikan kritikan tersebut sebagai bahan untuk introspeksi diri. Jika memang kita salah, maka perbaiki dan berikan yang terbaik. Hal itu akan mengangkat wibawa kita dimata orang lain.

Baca Juga : Jadilah Kupu-Kupu Ditengah Masyarakat


Semoga tulisan saya ini bermanfaat dan dapat meberikan pecerahan kepada kita semua. Saya hanyalah anak muda yang masih dalam proses pembelajaran. Pada tulisan ini saya tidak menutup diri. Berikan kritikan dan saran agar saya dapat menjadi yang lebih baik. Terimakasih.

Posting Komentar

1 Komentar

  1. Benar Rozi, kita terkadang tidak siap utk dikritik. Padahal kritikan itu semestinya dijadikan pemicu semangat utk lebih maju...artikel yg luar biasa. Baarakallah.

    BalasHapus

Tinggalkan Kritik & Saran Dengan Berkomentar