Dampak Buruk Urbanisasi Ilegal Bagi Indonesia

Suasana Kota Padat Karena Tinnginya Urbanisasi


Secara umum dapat diidentifikasi ada empat arah gerak penduduk atau migrasi yaitu perpindahan dari desa ke kota, dari kota ke desa, dari desa ke desa, dan dari kota ke kota. Seperti halnya dengan lain-lain arah, gerak penduduk dari desa ke kota mengambil sirkulasi dan komutasi.

Pengertian Urbanisasi

Urabanisasi adalah salah satu bagian dari mingarsi yang arah pergerakannya dari desa ke kekota dengan tujuan untuk menetap dan beraktivitas. Masyarakat dari desa yang datang kekota dengan tujuan untuk tidak menetap bukan dikatakan sebagi urbanisai. Urbanisasi sering menjadi sumber kerisauan bagi negara berkembang karena terbatasnya kemapmpuan penyediaan lapangan pekerjaan dan berbagai fasilitas perkotaaan bagi penduduk desa yang datang.

Sudut Pandang Urbanisasi

Menurut pandangan saya urbanisasi dibedakan menjadi dua yaitu urbanisasi legal dan urabanisasi ilegal. Urabanisasi legal adalah perpindahan penduduk dari desa kekota yang telah melewai prosedural dan mempunyai tujuan yang jelas datang ke kota. Maksud yang sesuai dengan prosedural adalah melengkapi syarat administrasi untuk melakukan izin pindah, Contoh memiliki surat keteragnan pindah dari desa dan dari kota tujuan. Sebagian besar urbanisasi seperti inilah yang memberikan dampak positif bagi daerah tujuan.

Sedangkan urabanisasi ilegal adalah perpindahan yang dilakukan oleh masyarakat desa kekota tanpa ada tujuan dan aktivitas yang jelas. Para urban yang masuk kedalam ilegal urban ini adalah mereka yang tidak megurus kepindahannya dari desa kekota. Sebagian besar dari mereka ikut dengan keluarga yang telah terlebih dahulu merantau di kota. Mereka ikut karena di iming-imingi dengan pekerjaan yang memadai dikota dibanding didesa, padahal sampai dikota mereka masih sibuk untuk mencari pekerjaan. Ada juga diantara mereka yang datang tanpa tempat tinggal. Hidup di bawah jembatan , dan dipinggiran sungai adalah salah satu jalan utuk bisa tetap bermukim di kota.

Dampak Buruk Urbanisasi Ilegal

Dari kedua jenis urban ini yang ilegallah yang memberikan danpak buruk terhadap perkembangan kependudukan di daerah perkotaan. Misalnya tingginya angka kriminalitas, pengguran bertambah banyak, pemukiman yang kumuh dan lain lain.  Dilihat dari sudut pandang pemerintahan, pemerintah akan sulit untuk membuat kebijakan berkaitan dengan kependudukan karena jumlah pendatang yang tidak bisa dibendung. Sama halnya jika akan terjadi pemilu, hasil survei pendukung satu calon sangat banyak dari lapisan masyarakat bawah, namun setelah pemilu calon tersebut hanya sedikit sekali mendapat suara. Kenapa tidak, sebagian besar dari lapisan masyarakat bawah yang hidup di bawah jembatan dan pinggiran itu tidak terdafrat sebagai daftar pemilih tetap (DPT) karena bukan penduduk asli kota tersebut (datang tanpa prosedur).

Baca Juga : Tujuan Revolusi Mental | Mengangkat Karakter Indonesia Menghadapi Persaingan Global

Post a Comment

0 Comments